Senin, 21 Juni 2010

Apa Obat Cespleng untuk Sariawan Menahun?

Tanya:
Ibu saya berusia 43 tahun, punya penyakit menahun (sudah lebih 10 tahun) menderita penyakit sariawan di rongga mulutnya. sering kambuhan. Belum sembuh yang lama sudah muncul baru. Bahkan bisa muncul lebih dari satu sariawan dalam mulutnya sehingga ibu saya merasa selalu kesakitan dan tidak nyaman pada saat makan.

Sudah ke dokter juga, tapi hanya disarankan banyak minum air dan makan sayuran. Sebenarnya apa penyebab sariawan? Apakah bisa sembuh total? Bagaimana cara penyembuhannya?

Terimakasih
Retno

Jawab:

Terimakasih atas kepercayaan ibu terhadap kami. Sebelumnya kami mohon maaf jika ada kata-kata kami di email ini yang kurang berkenan di hati Anda.

Kesembuhan datangnya hanya dari Allah SWT, sebagai manusia kita hanya wajib berusaha.

Tentang penyebab dan terapi untuk sariawan yang menahun (kronis),

1. Jika akibat jamur, bisa diberi fluconazol 1 x 200 mg selama 7 hari.

2. Jika akibat radang, diberi salep kenalog, dioleskan 2 x 1 sampai sembuh.

Pada kasus tersebut, karena sudah menahun (sudah lebih 10 tahun), sering kambuhan, dan bisa muncul lebih dari satu sariawan dalam mulut, maka kemungkinan akibat jamur dan radang, atau ada komplikasi dari penyakit lainnya. Saran kami:

1. Diberi fluconazol 1 x 200 mg diminum selama 7 hari.
2. Diberi salep kenalog, dioleskan 2 x 1 sampai sembuh.
3. Sementara hindari makanan (dan minuman) yang terlalu pedas, terlalu asin, terlalu manis, terlalu panas.
4. Perbanyak mengkonsumsi jus tomat, apel, jeruk, wortel, dsb. Namun jangan terlalu manis.
5. Usahakan tetap makan dan minum, bisa sedikit-sedikit namun sering. Jangan sampai tidak makan atau minum sama sekali.
6. Iringilah usaha di atas dengan kepasrahan total kepada Allah, perbanyak doa, dan beribadah dalam artian luas (berbuat baik, membantu sesama, memberi nasihat dalam kebaikan, dsb).
7. Jika belum ada perbaikan, segeralah berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit/dalam (interna) terdekat di kota Anda.

Adapun beberapa pilihan tanaman obat yang dapat digunakan untuk mengatasi sariawan, misalnya:

* Daun Jambu Biji

Rebuslah dalam 1 liter air: 1 genggam daun jambu biji segar dan 1 jari kulit batangnya. Saringlah air hasil rebusan dan minum 2x sehari.

* Jambu Air

Kulit batang jambu air sekitar 10 gr (yang masih muda), dicuci, dan ditumbuk halus ditambah setengah gelas air matang dan disaring. hasil saringan digunakan untuk berkumur.

* Jambu Biji
Ambil jambu biji merah yg matang ditambah dengan 1 buah tomat (kalau bisa yang brwarna merah) lalu di jus. Minumlah 3 x sehari.

* Daun Sirih

Petik 1 atau 2 lembar daun sirih. Cuci daun hingga bersih, lalu kunyah sampai lembut. Biarkan daun sebentar di dalam mulut, terutama di bagian yang terkena sariawan.

* Rimpang Temu Kunci (nama lainnya: kunci)

Rimpang temu kunci dikunyah lalu ditelan. Mengunyah irisan rimpang bersama pinang selain mengobati sariawan juga dapat mengobati batuk kering.

Demikian analisis dan saran dari kami. Kebenaran itu datangnya dari Allah SWT semata dan kesalahan itu murni dari keterbatasan kami sebagai manusia biasa.

Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kasih sayang dan rahmatNya kepada kita semua. Amin.

Waswrwb.

Dr. Dito Anurogo

Konsultan Kesehatan di www.NetSains.com


Sumber :

http://netsains.com/2009/12/apa-obat-cespleng-untuk-sariawan-menahun/




Sariawan, Stomatitis, Moniliasis Oral, Jamur Mulut : Penyebab dan Cara pengobatannya

Sariawan , stomatitis, oral trush, moniliasis oral, jamur mulut banyak istilah lagi yang merujuk pada keadaan peradangan di rongga mulut termasuk lidah. Penyebabnya apa? bagaimana pengobatan sariawan itu? minum adem sari berpengaruh dak? Apa pengaruh merokok terhadap sariawan? semoga jawaban saya di di bawah ini bisa menjawab walau tidak semuanya. Apabila anda menderita sariawan atau stomatitis semoga lekas sembuh

Dr. Fajar Rudy Qimindra

Dokter umum RS Pertamina Balikpapan


Pertanyaan :

Dok, saya menderita sariawan sudah cukup lama, lebih dari 6 bulan. Terkadang sembuh tetapi tak lama lagi muncul lagi. Saya sudah berobat , namun hasilnya menurut saya belum maksimal. Kira kira penyebabnya apa ya.Dok? Apa ada kaitannya dengan kebiasaan merokok?

Jawab :

Terima kasih atas pertanyaan Bapak.

Sariawan memang suatu penyakit yang sering dijumpai dalam sehari- hari dan sangat mengganggu.Dalam istilah kedokteran sariawan di kenal dengan ‘sariawan’, stomatitis ini merupakan proses peradangan pada rongga mulut.Ada beberapa sifat unik dari jaringan mulut, seperti banyak pembuluh darah, sering terkena trauma/ perlukaan, dan terdapat sel – sel yang daya regenerasinya cepat. Beberapa sifat inilah yang memudahkan proses penyembuhan sariawan tetapi juga rentan untuk kambuh kembali.

Beberapa penyebab yang sering antara lain:

1. Afte Rekuren/ Sariawan yang kambuh

Luka pada permukaan (mukosa) mulut yang tersering adalah ulkus. Ulkus ini berupa jaringan yang menggaung dan mempunyai dasar. Sifatnya tiba – tiba muncul, nyeri, bias tunggal atau berkelompok.

Faktor pencetusnya bisa berkaitan dengan defisiensi/ kekurangan vitamin dan mineral, faktor stress, merokok atau ada suatu kelainan pada sistem pencernaan.

2. Kandidiasis oral/ moniliasis.

Sariawan jenis ini disebabkan oleh jamur. Sariawan jenis ini sering terjadi pada bayi dan usia sangat lanjut. Jamur ini bisa tumbuh di mulut karena oral hygiene/ kebersihan mulut dan gigi yang jelek, atau berkaitan dengan pengobatan antibiotika jangka panjang ataupun yang menekan imun tubuh ( imunosupressi ).

Bercak kecil, berwarna putih, dan bulat merupakan khasnya kelainan ini.

3. Stomatitis Bakteri/ Virus

Sariawan yang disebabkan bakteri/ virus jarang terjadi. Kalau terdapat gejala seperti halitosis/ bau mulut yang khas, sakit tenggorokan, dan mudah berdarah pada lukanya maka ini bisa mengarah pada kelainan yang disebabkan oleh bakteri/ virus.

4. Stomatitis Nicotina

Sariawan yang khas ini menyerang perokok berat yang biasanya menggunakan cerutu/ pipa. Daerah mulut yang terkena hanya terbatas pada daerah yang terkena uap rokok seperti daerah langit- langit mulut. Hilang timbulnya penyakit ini sangat tergantung pada frekuansi kebiasaan merokok.

Pengobatan Sariawan atau Stomatitis, Oral trush

Bila penyebab sariawan dapat diketahui maka hasil pengobatannya bisa memuaskan.

Pengobatan secara umum adalah :

· Menghilangkan penyebabnya seperti anemia, avitaminosis (kekurangan vitamin dan mineral), dan infeksi berat.

· Menghindarkan penyebab seperti kebiasaan merokok, bumbu masak yang merangsang, makan makanan yang panas, dan menjaga kebersihan gigindan mulut.

Pengobatan secara lokal di mulut bisa memakai obat- obatan yang diminum atau yang dikumur sehingga mengurangi keluhannya.

Semoga keterangan ini bisa bermanfaat dan menjelaskan keadaan sakit Bapak .


Sumber :

http://konsultasikesehatan.net/index.php/2010/04/sariawan-stomatitis-moniliasis-oral-jamur-mulut-penyebab-dan-cara-pengobatannya/




Sering Sariawan

Assalamu 'alaikum Wr.wb

Hampir 3 tahun belakangan ini saya seringkali mengalami sariawan. Dan akhir-akhir ini malah semakin parah karena jika muncul selalu banyak dan memenuhi bagian bibir, gusi dan lidah. Apakah mungkin disebabkan karena saya kurang banyak minum air putih, karena saya suka sekali minum teh manis? Terkadang juga perut saya sering sangat perih jika terasa lapar, bahkan sampai terasa kaku, apakah ini juga yang mengakibatkan saya mudah sariawan?

Saya mengharapkan sekali jawabannya dan bagaimana solusinya agar sariawan ini tidak lagi sering menimpa saya. Terima kasih.

Wassalamu' alaikum Wr.Wb.

Winar Listiyani



Jawaban

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Sariawan atau stomatitis aphtosa adalah suatu kelainan pada selaput lendir mulut berupa luka pada mulut yang berbentuk bercak berwarna putih kekuningan dengan permukaan agak cekung. Munculnya sariawan ini disertai rasa sakit yang tinggi. Sariawan merupakan penyakit kelainan mulut yang paling sering ditemukan. Sekitar 10% dari populasi menderita dari penyakit ini, dan wanita lebih mudah terserang daripada pria.

Ada beberapa faktor penyebab yang diduga menjadi penyebab munculnya sariawan. Misalnya, luka tergigit, mengkonsumsi makanan atau minuman panas, alergi, kekurangan vitamin C dan zat besi, kelainan pencernaan, kebersihan mulut tidak terjaga, faktor psikologi, dan kondisi tubuh yang tidak fit.

Jika merujuk pada pertanyaan ibu diatas, kemungkinan penyebab sariawan pada ibu karena masalah pencernaan yang Ibu alami, yaitu perut sakit jika terlambat makan. Tetapi bisa juga penyebab sariawan yang dialami oleh ibu karena kombinasi dari berbagai faktor.

Tentunya untuk menyembuhkan sariawan secara tuntas diperlukan suatu pendekatan menyeluruh terhadap kemungkinan penyebabnya. Tetapi secara umum untuk menghindari sariawan yang berulang dapat dilakukan dengan menghindari stress, menghindari minum alkohol dan merokok, menjaga kebersihan mulut, menhindari makanan dan minuman panas, berhati-hatisaat menyikat gigi, serta mengobati sakit maag yang diderita serta memperbanyak konsumsi sayuran dan buah – buahan. Adapun obat herbal yang digunakan untuk mencegah sariawan antara lain, madu, habbatussauda dan meniran serta temulawak.

Wassalam.

dr. Agus Rahmadi


Sumber:

http://www.eramuslim.com/konsultasi/sehat/sering-sariawan.htm




Sariawan, Tak Seremeh yang Dikira

Sariawan merupakan suatu kelainan pada selaput lendir mulut, yang ditandai adanya bercak luka berwarna putih pada dinding mulut atau bibir. Meski kecil dan letaknya tersembunyi di rongga mulut namun sariawan bisa menimbulkan rasa nyeri hebat.

Menurut drg. Ratu Mirah Afifah, GCCLindent, MDSc, staf pengajar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran, Bandung, di dalam rongga mulut banyak terdapat bakteri dan jamur yang bisa menyebabkan sariawan.

Sariawan juga bisa disebabkan karena gangguan keseimbangan tubuh akibat stres, kurang vitamin C, kurang tidur. Faktor lain yang menyebabkan sariawan antara lain kesalahan menggosok gigi, apalagi jika menggosoknya serampangan dan tak hati-hati. Luka di seputar mulut akibat tergigit atau terjatuh juga bisa menyebabkan infeksi dalam bentuk sariawan.

"Pemakaian gigi palsu atau kawat gigi yang tidak pas juga akan membuat jaringan lunak teriritasi sehingga timbul sariawan," papar Ratu. Sebatang rokok juga bisa merusak vitamin C yang ada dalam tubuh, akibatnya seorang perokok lebih mudah terkena sariawan.

Sariawan yang disebabkan oleh faktor lokal infeksi biasanya akan sembuh dalam waktu dua minggu. Akan tetapi, bila luka mirip sariawan tetap menetap hingga berbulan-bulan, bisa jadi itu merupakan tanda penyakit serius, seperti HIV/AIDS atau kanker mulut. "Penyakit gangguan kekebalan tubuh seperti HIV bisa menyebabkan tubuh mudah terserang infeksi, terutama luka dalam mulut," kata Ratu.

Karena itu bila Anda mengidap penyakit sariawan yang tak kunjung sembuh, segeralah berkonsultasi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Ada beberapa cara yang bisa mencegah sariawan, misalnya makan dengan tenang agar bibir atau lidah tidak tergigit. Luka di kedua tempat itu lambat penyembuhannya sehingga mudah terkena infeksi bakteri atau kuman di mulut. Pastikan gigi dan mulut selalu terawat, berkumurlah dengan antiseptik jika ada gangguan sariawan, serta hindari stres.

Perbanyak pula sayuran dan buah-buahan karena banyak mengandung vitamin C, B2, B5, dan asam folat yang sangat bermanfaat mencegah sariawan.


Sumber:

http://kesehatan.kompas.com/read/2009/09/19/09432778/Sariawan..Tak.Seremeh.yang.Dikira



Air Kelapa Obat Sariawan

Saya termasuk orang yang paling sering dihinggapi sariawan, dari kecil hingga dewasa. Sariawan pun datang kadang 1-2 bulan sekali, berbagai obat sudah digunakan untuk menyembuhkan sariawan. Kadang memberikan efek menyembuhkan kadang malah bikin parah. Sekarang penyakit sariawan tak berani nongol lagi, kalau pun ada sariawan pun tak betah berlama-lama.

Penyakit sariawan (chanker sores, ulkus aftosa) memiliki nama yang bermacam-macam sesuai dengan jenis dan penyebab dari sariawan. Sariawan disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain bakteri, jamur, alergi makanan, asam lambung, kurang vitamin, fisik: tergigit, digigit dll. Obat sariawan pun beraneka ragam dari yang tradisional sampai yang modern. Secara medis obat sariawan yang sering digunakan adalah anti histamin, steroid, anti jamur, anti bakteri, vitamin c. Bentuk kemasan pun beraneka ragam: tablet, tablet hisap, larutan, sachet, dll. Dengan nama yang beraneka ragam dari Albothyl sampai Adem Sari. Tanda dan gejala dari sariawan pun bermacam-macam.

Berdasarkan pengalaman saya sendiri, obat sariawan yang sangat murah meriah dan memberikan efek yang sangat cepat dan terbukti manjur adalah Air Kelapa, lebih baik lagi Air Kelapa Hijau. Air kelapa mengandung berbagai vitamin, dan mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. Juga sangat dianjurkan banyak minum air putih agar selaput lendir ronga mulut tidak kering dan mengurangi rasa nyeri serta mempercepat proses.

Jika ada yang kena sariawan, silakan dicoba dengan air kelapa. Selain memberikan efek mempercepat penyembuhan (kuratif) sariawan, juga dapat digunakan untuk pencegahan (preventif) selain itu juga dapat menyehatkan, dan menyegarkan badan. Tapi jangan keseringan, apa pun kalau kelewat bisa berefek negatif lho.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat!


Sumber:

http://heryantony.com/air-kelapa-obat-sariawan/



Seriawan


Seriawan (disebut pula sariawan) atau stomatitis aphtosa[1] adalah suatu kelainan pada selaput lendir mulut berupa luka pada mulut yang berbentuk bercak berwarna putih kekuningan dengan permukaan agak cekung. Munculnya Seriawan ini disertai rasa sakit yang tinggi.

Seriawan merupakan penyakit kelainan mulut yang paling sering ditemukan. Sekitar 10% dari populasi menderita dari penyakit ini, dan wanita lebih mudah terserang daripada pria.[2]

Ada beberapa faktor penyebab yang diduga menjadi penyebab munculnya seriawan, seperti luka tergigit, mengkonsumsi makanan atau minuman panas, alergi, kekurangan vitamin C dan zat besi, kelainan pencernaan, kebersihan mulut tidak terjaga, faktor psikologi, dan kondisi tubuh yang tidak fit.

Seriawan di tempat yang sama selama dua minggu hingga satu bulan dapat dijadikan indikasi adanya kanker rongga mulut.[3]

Stomatitis Aphtous/Ulcer bukan hanya disebabkan karena kekurangan Vitamin C, namun sebaliknya SA dikenal disebabkan oleh alergi citrus atau alergi makanan yang mengandung asam, kondisi imun yang lemah, obat-obatan tertentu, trauma fisik (ataupun penggunaan gigi palsu baru), dsb.

Penyakit kekurangan vitamin C sendiri adalah Scurvy atau kegagalan proses sintesis kolagen yang ditandai dengan gusi mudah berdarah, pendarahan kulit (purpura) dsb.


Sumber;

http://id.wikipedia.org/wiki/Seriawan


Mengatasi Sariawan

Sariawan atau stomatitis adalah radang yang terjadi pada mukosa mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan. Bercak itu dapat berupa bercak tunggal maupun berkelompok. Sariawan dapat menyerang selaput lendir pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, lidah, gusi, serta langit-langit dalam rongga mulut. Meskipun tidak tergolong berbahaya, namun sariawan sangat mengganggu.


Sariawan dapat disebabkan oleh kondisi mulut itu sendiri, seperti kebersihan mulut yang buruk, pemasangan gigi palsu, luka pada mulut karena makanan atau minuman yang terlalu panas, dan kondisi tubuh, seperti adanya alergi atau infeksi.


Sariawan identik dengan kekurangan vitamin C. Kekurangan vitamin itu memang mengakibatkan jaringan di dalam rongga mulut dan jaringan penghubung antara gusi dan gigi mudah robek yang akhirnya menyebabkan sariawan. Namun, kondisi tersebut dapat diatasi jika kita sering mengonsumsi buah dan sayuran.


Sariawan umumnya ditandai dengan rasa nyeri seperti terbakar yang terkadang menyebabkan penderita sulit untuk menelan makanan, dan bila sudah parah dapat menyebabkan demam. Gangguan sariawan dapat menyerang siapa saja, termasuk bayi yang masih berusia 6-24 bulan.


Banyak penelitian menunjukkan bahwa faktor psikologis (seperti emosi dan stres) juga merupakan faktor penyebab terjadinya sariawan. Kondisi lainnya yang diduga memicu sariawan yaitu kekurangan vitamin B, vitamin C, serta zat besi; luka tergigit pada bibir atau lidah akibat susunan gigi yang tidak teratur; luka karena menyikat gigi terlalu keras atau bulu sikat gigi yang sudah mengembang; alergi terhadap suatu makanan (seperti cabai dan nanas); gangguan hormonal (seperti sebelum atau sesudah menstruasi); menurunnya kekebalan tubuh (setelah sakit atau stres yang berkepanjangan); dan adanya infeksi oleh mikroorganisme.


Sariawan dapat diredakan dengan menggunakan beberapa jenis obat, baik dalam bentuk salep (yang mengandung?antibiotika dan penghilang rasa sakit), obat tetes, maupun obat kumur. Saat ini, sudah banyak tersedia pasta gigi yang dapat mengurangi terjadinya sariawan. Jika sariawan sudah terlanjur parah, dapat digunakan antibiotika dan obat penurun panas (bila disertai dengan demam). Sariawan umumnya akan sembuh dalam waktu 4 hari. Namun, bila sariawan tidak kunjung sembuh, segera periksakan ke dokter, karena hal itu dapat menjadi gejala awal adanya kanker mulut.


Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya sariawan, antara lain yaitu menghindari kondisi stres; sering mengonsumsi buah dan sayuran, terutama yang mengandung vitamin B, vitamin C, dan zat besi; menjaga kesehatan atau kebersihan gigi dan mulut; serta menghindari makanan dan obat-obatan yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada rongga mulut.


Sumber :

http://www.dechacare.com/Mengatasi-Sariawan-I284.html